Seperti diketahui, isu Apple Store palsu ini sebelumnya sudah bikin geger setelah ditemukan 5 toko palsu Apple di wilayah Kunming, China. Tak disangka, keberadaan toko serupa lebih menjamur dari yang diperkirakan pihak berwajib.
Hal ini setelah ditemukan 22 Apple store palsu lainnya di Kunming, yang merupakan wilayah China bagian selatan tersebut. Padahal beberapa minggu sebelumnya, pihak penguasa memerintahkan penutupannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir China National Radio dan dikutip detikINET dari Herald Sun, Senin (15/8/2011), pihak penegak hukum juga siap menerima laporan dari masyarakat untuk melacak keberadaan produk-produk bajakan, termasuk di antaranya Apple Store palsu.
Apple sendiri memang sudah masuk secara resmi di China. Namun keberadaan toko resmi Apple tidak terlalu banyak di negeri berpenduduk lebih dari 1 miliar orang itu. Yakni cuma memiliki dua toko di Beijing dan dua lagi di Shanghai.
Toko-toko Apple palsu tersebut memang menjual barang-barang asli keluaran Apple. Hanya saja secara legalitas, mereka tidak diakui Apple. Sejumlah toko ini bahkan memiliki wujud bangunan yang sangat mirip dengan yang resminya, dengan bahan-bahan banyak terbuat dari kaca.
Di beberapa toko terdapat perbedaan mencolok pada tulisan Apple Store di samping logo buah Apple. Di toko resmi, Apple hanya memajang logonya dan tidak menyertakan tulisan. Karena kemiripannya dengan toko yang asli, para pembeli dan karyawan tidak tahu bahwa toko bersangkutan tidak berlisensi.
(ash/fyk)