Padahal, baru beberapa minggu pihak penguasa Apple memerintahkan penutupan 2 toko palsu Apple. Penemuan toko tiruan ini sebelumnya dilakukan oleh warga Amerika yang tinggal di sana dan kemudian mempublishnya di blog.
China sendiri dikenal sebagai pasar tiruan terbesar di dunia. Namun di sisi lain, pemerintahannya setempat melarang keras adanya barang tiruan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut laporan yang dikutip detikINET dari Reuters, Sabtu (13/10/2011), Administrasi Industri dan Perdagangan di ibukota provinsi Yunnan mengatakan telah menyuruh toko-toko tersebut untuk menghentikan penggunaan logo Apple setelah Apple China menuntut mereka atas dasar kompetisi tak bersih dan pelanggaran hak paten.
Atas kejadian penemuan puluhan toko palsu Apple tersebut, pihak berwenang berencana membuat penerimaan aduan hotline dan meningkatkan pengawasan.
(sdj/ash)