Sebuah studi mengungkap efek psikologis dari kegiatan Facebookan ini. Dikatakan, remaja yang menghabiskan banyak waktunya di Facebook, memiliki kecenderungan untuk narsis. Mereka juga diketahui memiliki perilaku anti sosial, maniak dan agresif.
Facebook dikatakan juga berdampak pada prestasi anak di sekolah. Mereka yang mengecek Facebook tiap 15 menit sekali saat belajar, dilaporkan nilainya menurun. Penggunaan teknologi dan media secara berlebihan setiap hari juga membawa efek negatif pada kesehatan anak, membuat anak lebih depresi, mengalami kegelisahan dan masalah psikologis lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dampak-dampak yang dibawa Facebook, para peneliti tetap tidak menganjurkan para orang tua untuk memonitor kegiatan online anak-anak.
"Jika Anda memakai suatu program komputer untuk memonitor si buah hati, maka Anda hanya buang-buang waktu karena si anak pasti akan menemukan cara lain mengatasinya. Mulailah bicara mengenai teknologi sejak dini dan bangunlah kepercayaan," ujar Larry Rosen, peneliti media sosial di California State University yang mempersentasikan temuannya di American Psychological Association.
(sdj/ash)