"Kini kami memakai 40 metrik untuk mengukur seberapa besar pengaruh seorang pengguna Twitter. Berbeda dengan layanan sejenis yang mungkin hanya mengukur tingkat pengaruh berdasar jumlah follower, TweetLevel mempertimbangkan aspek-aspek lain," kata Deden Purnamadi, Manager Edelman Digital di Jakarta, Kamis (28/7/2011).
TweetLevel diklaim memudahkan perusahaan dan pemilik merek dalam melacak serta menilai tweeps sesuai tingkat pengaruh mereka. Yang jelas, user Twitter secara umum dapat dengan mudah mengukur seberapa besar pengaruh mereka di jagat mikroblogging ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skor didapat dari kalkulasi mengenai popularitas, engagement dan trust sang user. Popularitas mengukur tingkat ketenaran, engagement mengukur tingkat keterlibatan pengguna dengan follower dan trust menggambarkan tingkat kepercayaan pada sang pemakai Twitter.
"TweetLevel ini membedakan antara pencetus ide atau yang pertama kali memunculkan ide di Twitter dan amplifier atau pihak yang menyebarkan ide orang lain. Pihak yang pertama dinilai punya pengaruh lebih besar," kata Nanda Ivens, Direktur Edelman Digital.
TweetLevel juga dapat menganalisis berdasarkan topik tertentu, misalnya health atau kesehatan. Cukup masukkan kata health di topic search, tweetlevel akan menampilkan bermacam statistik seperti level buzz, frase yang berhubungan sampai user Twitter yang paling berpengaruh dalam topik tersebut.
(fyk/ash)