Mungkin terdengar aneh jika situs milik raksasa internet mengalaminya, namun memang demikian yang terjadi. Kendati layanan tersebut masih dalam format beta dengan jumlah pengguna terbatas, mereka kewalahan menanganinya.
Dikutip detikINET dari Tg Daily, Selasa (12/7/2011), para pengguna jejaring sosial tersebut banyak yang mengeluhkan mereka menerima notifikasi berulang kali dari Google yang memberitahukan perubahan status dan berbagai update terbaru akun mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Graham Cluley dari firma keamanan internet dan komputer Sophos menilai sangat memalukan bagi Google+ mengalami bugs semacam ini. "Anda mungkin sulit membayangkan bagaimana situs ini bisa sampai kehabisan ruang bahkan kendati masih dalam tahap uji coba," ujarnya.
Namun menurutnya spam alias pesan sampah semacam ini masih lebih baik ketimbang pengguna 'dihajar' spam berisi iklan obat kuat, pesan phising atau link bervirus.
"Tapi tetap saja, kesalahan semacam ini mengganggu dan menjengkelkan pengguna," tutupnya.
(rns/ash)