Dampak terbesar dari melonjaknya Chrome disinyalir adalah Firefox dan Internet Explorer. Dalam data yang disampaikan biro statistik internet StatCounter ini, Internet Explorer kini memegang 44% pangsa pasar, dari tahun lalu yang masih 59%.
Firefox sendiri juga cenderung stagnan pertumbuhannya belakangan ini. Malah data dari StatCounter menyebutkan browser berlogo rubah api tersebut menurun pangsa pasarnya menjadi 28% dari sebelumnya 30%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Internet Explorer dahulu pernah begitu dominan dengan memegang 95% market share pada awal tahun 2000-an. Namun kedatangan para pesaing, terutama Firefox, membuat kejayaannya terkikis.
Sedangkan browser lainnya, yakni Safari dan Opera agaknya masih menjadi penggembira. Keduanya masing-masing memegang 7,5% dan 1,5% market share.
(fyk/ash)