The Glorious Mission adalah jenis game first person shooter (FPS). Dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (30/2/2011), pemain bisa memainkannya secara individual maupun berkelompok. Perlu waktu 32 bulan untuk mengembangkan game ini agar skenarionya sangat mirip dengan medan perang sesungguhnya.
"Saya rasa mungkin saja game ini nantinya akan terbuka bagi siapa saja. Mereka yang mengagumi militer China bisa mengunduh dan memainkannya," ujar juru bicara militer China seraya menambahkan bahwa versi final game ini diluncurkan pada 20 Juni yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adalah People's Liberation Army (PLA) China yang berada di balik pembuatan video game ini. Hanya saja, PLA bekerja sama dengan Wuxi Giant Interactive Group untuk menciptakan game yang memiliki nama lain 'Mission of Honor' ini.
Game ini memiliki tiga model permainan dan mengambil latar belakang kisah tentang aktivitas tentara di kamp militer. Dalam sebuah pasukan, 32 prajurit dapat log on pada waktu bersamaan untuk memulai misi penyerangan.
Militer China sendiri sebelumnya telah memanfaatkan pelatihan melalui video game, namun aplikasi yang digunakan kala itu dibuat oleh perusahaan asing. Kini, PLA ingin membuat game yang lebih 'nasionalis' dan dekat rakyat China. Sehingga dalam kontennya bisa ditanamkan nilai-nilai China dan menghindari unsur yang dapat 'menyesatkan'.
(rns/ash)