Itulah yang dilakukan David Flory, profesor ilmu fisika Fairleigh Dickinson University. Dari rumahnya yang nyaman di New Mexico, Amerika Serikat, ia mengendalikan jaringan prostitusi online yang cukup besar.
Aktivitas mesum si profesor akhirnya tercium oleh aparat setempat. Dia pun ditangkap saat sedang mengakses websitnye di sebuah warung kopi. Flory didakwa dengan tuduhan menjalankan prostitusi terlarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tersangka menjalankan website bernama Southwest Companions. Website tersebut sebenarnya memiliki sistem keamanan agar tidak mudah dicium aparat, namun akhirnya bobol juga.
Roseman menyatakan, website tersebut telah beroperasi sekitar 3 bulan dan memiliki 1400 anggota, 200 di antaranya wanita tuna susila. Para anggota dapat melakukan semacam review pada para gadis panggilan ini.
Karena hanya semacam hobi, si profesor mengaku tidak mendapatkan banyak uang. Ia berkilah hanya ingin memudahkan para pria yang ingin mendapat pelayanan dari wanita panggilan.
(fyk/rou)