Namun Apple dan Google, dua perusahaan yang tengah disorot terkait dengan isu ini, mencoba memberikan pengertian. Saat bersaksi di depan anggota dewan senat AS, keduanya menyebutkan pengumpulan data tersebut memungkinkan mereka memberikan berbagai layanan yang diinginkan konsumen. Dan baik Apple maupun Google bersikeras meyakinkan bahwa hal itu tidak mengganggu privasi pengguna ponsel.
"Banyak diantara Anda yang merasakan manfaat dari layanan ini," kata Direktur Kebijakan Publik Google, Alan Davidson, dikutip detikINET dari Sydney Morning Herald, Minggu (15/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vice President Teknologi Software Apple, Guy Tribble, mengungkapkan hal senada. Dia juga bersikeras bahwa Apple sangat berkomitmen melindungi privasi seluruh penggunanya.
Seperti diketahui, masalah privasi kembali menghantam Apple dan Google. Keduanya dituding telah secara diam-diam mengintai pengguna ponsel dan mengumpulkan data pribadi pengguna. Baik Apple maupun Google didesak untuk memberikan opsi bagi pengguna untuk tidak menonaktifkan fungsi ini.
(rns/rns)