Ponsel layar lipat berbentuk buku seperti Motorola Razr Fold dirancang untuk mendukung produktivitas pengguna. Dari luar ponsel ini terlihat seperti smartphone konvensional, tapi ketika dibuka memperlihatkan layar besar yang dapat menampilkan lebih banyak konten.
Razr Fold dilengkapi layar utama yang menggunakan panel LTPO OLED berukuran 8,1 inch. Layar ini memiliki resolusi 2K, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan hingga 6.200 nits yang memastikan visibilitas konten di layar bahkan di bawah sinar matahari terik.
Layar besar Razr Fold memungkinkan pengguna membuka hingga tiga aplikasi sekaligus dalam mode split screen, sehingga pengguna bisa berpindah aplikasi hanya dengan sekali ketuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika tidak cukup, pengguna bisa membuka aplikasi keempat dalam mode floating. Daftar aplikasi yang baru dibuka juga bisa diakses dengan cepat lewat taskbar yang ada di bagian bawah layar.
Multitasking menggunakan Motorola Razr Fold Foto: Virgina Maulita Putri/detikINET |
AI sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari ponsel Motorola. Begitu juga dengan Razr Fold yang dilengkapi aplikasi Moto AI yang menawarkan fitur seperti 'Catch me up' untuk mendapatkan ringkasan notifikasi penting dan 'Pay attention' untuk transkripsi percakapan secara real-time.
Pengguna juga bisa memilih satu dari tiga aplikasi chatbot AI yang tersedia di Razr Fold yaitu Microsoft Copilot, Google Gemini, atau Perplexity AI.
Performa AI dan performa ponsel secara keseluruhan ditopang oleh chipset Snapdragon 8 Gen 5 dengan RAM LPDDR5X 12GB yang mendukung RAM Boost. Penyimpanan internal 256GB memastikan foto, video, dan aplikasi bisa disimpan rapi tanpa takut kehilangan data.
Agar performa ponsel tetap optimal, Motorola menyematkan sistem liquid cooling canggih di Razr Fold yang diklaim dapat memberikan performa stabil saat main game, streaming, maupun menjalankan beberapa aplikasi sekaligus secara bersamaan.
Tidak perlu khawatir ponsel kehabisan daya di tengah hari yang sibuk. Razr Fold mengadopsi teknologi baterai silikon baterai yang memungkinkan Motorola menyisipkan baterai 6.000 mAh di ponsel yang tebalnya kurang dari 10mm.
Baterai besar itu dilengkapi dengan pengisian cepat 80W. Hanya dengan mengisi daya selama 12 menit, pengguna bisa mendapatkan daya hingga lebih dari 12 jam penggunaan, sehingga bisa langsung kembali beraktivitas tanpa harus menunggu lama.
Form factor Razr Fold juga memungkinkan ponsel ini dipakai dalam berbagai mode. Bagi yang sering menulis dan mengedit dokumen on-the-go, ada Laptop Mode yang akan aktif ketika layar Razr Fold dibuka 90 derajat.


