Korban adalah seorang wanita warga negara Malaysia. Awalnya, dia berkenalan dengan seorang pria di Facebook. Sang pria mengaku berbangsa Inggris dan sedang membutuhkan uang.
Pelaku menyatakan pada korban bahwa dia memiliki kontrak senilai USD1,5 juta dengan perusahaan minyak Malaysia, Petronas. Namun dia harus membayar sejumlah uang sebelum mendapat uang jutaan dollar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban membayar pada pria itu dalam beberapa transaksi. Dia iba mendengar cerita sang pria," ucap Datuk Wira Syed Ismail Syed Azizan dari Federal Commercial Crimes, dilansir ZDnet dan dikutip detikINET, Selasa (10/5/2011).
Akhirnya, korban sadar telah jadi korban penipuan. Segera ia lapor pada polisi setempat. Investigasi aparat berujung pada penangkapan enam tersangka. Mereka berasal dari tiga negara, Nigeria, Bangladesh dan warga Malaysia sendiri.
(fyk/wsh)