Mereka akan memberantas penawaran obat semacam itu. Obat yang terutama dijual online namun dapat pula dijumpai di toko ini misalnya Medavir, Herpaflor, dan C-Cure. Otoritas AS menargetkan 11 perusahaan yang jadi produsennya.
"Produk kesehatan di internet bisa meracuni konsumen. Kami mereview klaim di berbagai website dan kami menjumpai produk itu sangat meragukan," kata Richard Cleland dari Federal Trade Commission.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konsumen yang membeli produk itu mungkin tidak lagi mencari pengobatan medis yang mereka perlukan dan menyebarkan infeksi pada partner seksualnya," kata Deborah Autor, pejabat di Food and Drug Administration.
Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Kamis (5/5/2011), otoritas melayangkan surat pada perusahaan penjual obat dan memperingatkan mereka melanggar hukum. Mereka harus memperbaiki hal-hal yang dinyatakan melanggar atau dibawa ke pengadilan.
(fyk/ash)