Pihak National Policy Agency menjelaskan bahwa awalnya kantor Samsung di wilayah Kanada menerima email berisi ancaman pengeboman. Sang pengirim menyatakan memasang bom di kantor pusat Samsung di Korea Selatan.
Tidak hanya Samsung yang jadi pusat ancaman. Email tersebut menyebutkan pula bahwa berbagai kantor kedutaan besar di Korsel akan dibom, termasuk kedutaan Pakistan, Arab Saudi, Iran, Oman dan Bahrain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekitar 3 jam melakukan pencarian, kami tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan," kata polisi. Demikian juga di kantor kedutaan yang jadi sasaran ancama, tidak dijumpai adanya benda ekskplosif.
Meski ancaman tersebut tidak terbukti, pihak Samsung tetap meningkatkan kewaspadaan. Mereka memperketat penjagaan di kantor pusatnya.Para karyawan termasuk chairman Lee Kun hee tetap berkantor seperti biasa.
Belum jelas apakah motif ancaman tersebut dan siapa yang mengirimkannya. Demikian seperti dikutip detikINET dari Korea Times, Rabu (4/3/2011).
(fyk/ash)