Permohonan maaf ini disampaikan berbarengan dengan pengumuman dibukanya kembali layanan PSN. CEO unit bisnis PlayStation Kazuo Hirai dan dua eksekutif senior Sony lainnya tampak menundukkan kepala sebagai tanda permohonan maaf, saat konferensi pers di kantor pusat Sony di Tokyo, Jepang.
"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dan gangguan yang dialami pengguna kami," kata Hirai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir CBR Security dan dikutip detikINET, Senin (2/5/2011), untuk mendapatkan kembali kepercayaan konsumen, Sony lantas menawarkan layanan yang dinamakan paket 'Welcome Back', yang menawarkan layanan dan unduh gratis selama 30 hari untuk user di seluruh dunia.
Dalam kesempatan ini, Hirai juga membantah perusahaannya telah dengan sengaja menunda-nunda mengungkapkan informasi soal pembobolan tersebut. Dia menyebutkan, Sony harus mematikan PSN sementara waktu untuk mencegah kerusakan lebih parah, memastikan asal gangguan dan masalahnya.
(rns/ash)