Karena bersifat cloud, Apple memungkinkan para konsumen iTunes bisa menyimpan lagu di remote server, dan mengaksesnya dari mana saja selama mereka terkoneksi dengan internet.
Namun narasumber yang menolak disebutkan namanya, mengatakan Apple hingga kini masih belum menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan rekaman. Apple pun belum memberitahukan kepada partnernya, kapan layanan ini diperkenalkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari Reuters, Minggu (24/4/2011), Apple, Google dan Amazon agaknya kini bersaing ketat untuk bisa menguasai platform media digital baru ini.
Google sendiri sebelumnya dikabarkan akan meluncurkan layanan musik khusus sebagai fitur tambahan di sistem operasi Android mobile.
Sumber lain mengatakan, Google sebenarnya ingin meluncurkan layanan musik serupa iTunes dengan metode berlangganan. Raksasa internet itu kabarnya terus berdiskusi dengan sejumlah perusahaan rekaman ternama seperti Universal Music Group, Sony Music Entertainment, Warner Music Group dan EMI Group.
(rns/wsh)