Seperti dikutip detikINET dari neowin, Senin (18/4/2011), beberapa domain seperti SEX.xxx atau xxx.xxx telah mempersiapkan segala sesuatunya matang-matang dalam beberapa bulan ke depan.
Sejalan dengan itu, protes terhadap direstuinya keberadaan domain .xxx terus bermunculan. Kalangan agamis tetap berkeyakinan bahwa domain untuk penggiat industri pornografi tersebut akan menciptakan hal negatif, salah satunya kian menjamurnya konten-konten pornografi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun yang harus dipikirkan juga adalah, ICANN masih belum memastikan bahwa seluruh situs porno harus pindah ke domain .xxx. Pasalnya, keputusan ini dalam perkembangan terakhirnya menyebutkan, penggiat industri porno diberi kebebasan untuk memilih, mau menggunakan domain .xxx atau tidak.
(fw/rns)