eduHookups, demikian namanya, dicetuskan oleh mahasiswa di University of Chicago, Amerika Serikat. Sambutannya ternyata meriah, sehingga bukan hanya mahasiswa University of Chicago saja peminatnya, tapi juga mahasiswa universitas lain, misalnya Northwestern University dan Columbia College.
Keberadaan website bersangkutan jelas bikin kontroversi, terlebih dibuat di sebuah lingkungan akademis. Namun para pendukung menilai website semacam ini dibutuhkan para mahasiswa setempat. Sampai kini, belum ada tanggapan dari otoritas universitas mengenainya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena popularitasnya makin menjulang, beberapa pihak bahkan menganggap situs ini punya potensi untuk mencapai kejayaan layaknya Facebook. Facebook memang awalnya berasal dari proyek iseng-iseng Mark Zuckerberg di kampusnya.
"Karena layanan ini targetnya spesifik, kemungkinan ia tidak akan sebesar Facebook. Tapi kami akan berekspansi ke kampus lain, jadi siapa tahu," tukas juru bicara eduHookUps.
Untuk jadi anggota di website ini, user harus memiliki alamat email .edu yang menandakan mereka masih mahasiswa. Mereka lalu bisa saling berinteraksi untuk sekadar kencan sampai berhubungan intim. Pihak situs mewanti-wanti agar hubungan dilakukan dengan aman, misalnya memakai kondom.
(fyk/rns)