Yang jadi masalah, penyanyi bernama Evan Emory ini menggugah video yang menampakkan dia menyanyi lagu seks di ruang kelas, di hadapan segerombolan anak kecil. Dia merekayasa video sehingga tampak anak-anak itu senang dengan lagunya.
Emory menggabungkan dua adegan video sehingga seolah-olah dia bernyanyi di hadapan anak-anak. Dari yang semula hanya berniat iseng, kasus ini berdampak serius. Polisi di wilayah Michigan, Amerika Serikat, menangkapnya terkait video ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Video yang jadi bahan kontroversi ini telah dihapus dari YouTube. Para orang tua pun merasa berang dengan video bersangkutan
"Setiap orang yang punya otak tahu bahwa hal ini salah dan tidak lucu," demikian kata Chuck Willis, salah seorang wali murid yang kebetulan anaknya turut nampang dalam klip buatan Emory.Β
Namun yang mendukung Emory pun kelihatannya tak sedikit. Sebuah halaman Facebook bahkan dibuat untuk memprotes polisi dan meminta Emory segera dibebaskan. Beberapa menilai penangkapan Emory adalah pelanggaran terhadap kebebasan berekspresi. (fyk/ash)