Dipaparkan SophosLabs dalam laporannya, sejumlah besar 'pesan sampah' yang diterima dari Mesir dalam dua hari terakhir menurun sebesar 85 persen. Demikian seperti dikutip detikINET dari Telecom Reseller, Senin (31/01/2011).Β Β
Seperti diketahui, gejolak situasi politik di Mesir membuat pemerintah negeri Piramida tersebut meblokir akses internet. Hanya ada satu ISP (Internet Service Provider), sebuah perusahaan bernama Noor Group yang masih berfungsi. Itu pun dikarenakan ISP tersebut menjadi host pasar finansial Mesir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sophos melaporkan, dalam spam sebagian besar pengguna internet memang tidak bisa melihat perubahan yang bisa. Namun kebijakan Mesir mencerminkan sebuah pengukuran yang cukup mencolok betapa suksesnya pembatasan internet yang telah diberlakukan mereka. (rns/ash)