Dalam pesan bertajukΒ "Truth, Proclamation and Authenticity of Life in the Digital Age," Sri Paus memberikan berkatnya pada situs-situs jejaring sosial. Di sisi lain ia menekankan bahwa keberadaan situs semacam itu tidak dapat menggantikan hubungan antar manusia di dunia nyata.
"Saya ingin mengundang kaum Kristiani, dengan percaya diri dan bertanggungjawab, untuk bergabung dengan sebuah relasi yang telah dimungkinkan dalam era digital ini," ucap Paus, dikutip detikINET dari ClevelandNews, Selasa (25/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penting untuk diingat jika kontak virtual tidak bisa menggantikan hubungan langsung antar manusia dalam setiap level kehidupan kita," tambah Paus asal Jerman ini. Sebelumnya dia juga pernah mengingatkan soal efek buruk internet yang dianggap membuat kesepian serta disorientasi. (fyk/ash)