Pengelola situs mengklaim mereka sedang melakukan penggalangan dana untuk memerangi kanker payudara. Untuk setiap lima puluh buah foto topless yang diposting, pihak situs bakal mendonasikan uang sejumlah USD 1.000.
"Kami ingin merayakan keberadaan pasangan yang cantik ini (payudara)" demikian tulis situs bersangkutan, seperti dikutip detikINET dari Stuff, Rabu (1/12/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang feminis di Selandia Baru melancarkan protes bahwa memamerkan payudara tidak ada kaitannya dengan kanker. Menurutnya lebih baik uang milik situs tersebut langsung didonasikan dan tidak malah jadi alat pembayaran bagi wanita yang pamer dada.
Menanggapi kecaman ini, pihak situs membantah semua tudingan yang dialamatkan pada mereka. Tee Twyford selaku editor NZGirl mengatakan semua itu dilakukan murni untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kanker payudara. Menurutnya, meski banyak yang menentang, tidak sedikit pula yang mendukungnya.
"Beberapa orang melakukannya sebagai penghormatan pada orang yang telah terjangkit kanker," klaimnya. (fyk/rns)