Parahnya, Uttekar tidak melakukan itu seorang diri saja, melainkan didukung oleh orang tuanya alias mertua korban. Lalu apakah alasan di balik perbuatan jahat ini?
Rupanya, Uttekar marah karena korban yang tak disebut namanya ini tidak mau mengabulkan permintaannya. Pelaku minta agar istrinya memberi uang dan perhiasan milik orang tuanya, namun ia tidak mendapat hasil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti detikINET kutip dari IndianExpress, Selasa (30/11/2010), tersangka juga mengirim pesan Facebook ke banyak orang, lengkap dengan alamat korban. Tak tahan dengan ulah suaminya sendiri, korban mengadu pada polisi setempat.
"Penggugat kehilangan pekerjaannya setelah menikah beberapa bulan, dan mulailah suaminya beserta mertua mulai mengganggu agar dia membawa uang dan perhiasan dari orang tuanya," demikian keterangan inspektur polisi Tejaswini Yadav.
Polisi menyatakan, meski profil Facebook palsu korban telah terhapus, mereka masih memiliki bukti akan eksistensinya. Pelaku bakal diproses di pengadilan berdasarkan aturan Information Technology Act.
(fyk/ash)