Kegiatan ini dilakukan di Bandung, kampus Politeknik Telkom yang diikuti oleh ratusan peserta MUNAS APTIKOM 2010 dengan membawa laptop sendiri-sendiri.
Dikatakan Ketua APTIKOM, Prof. Richardus Eko Indrajit, kegiatan ini sangat langka bahkan mungkin satu-satunya di dunia. Ramai-ramai memindai situsnya sendiri untuk diketahui ada bolongnya atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berdasarkan UU ITE kegiatan ini legal, tidak melanggar undang-undang/hukum, karena yang paling penting dari kegiatan pemindai ini adalah mendapat ijin dari masing-masing peserta ituΒ sendiri, karena mereka juga para pemimpin dan pengambil keputusan di masing-masing Perguruan Tinggi," kata Eko.
Pencatatan rekor baru ini sengaja untuk dipecahkan lagi suatu saat, karena dengan aktifitas pemindaian ini diharapkan dapat menjadi sebuah perhelatan besar untuk peduli (awareness) terhadap keamanan masing-masing situs sendiri. Jadi di masa datang kegiatan pemindaian ini akan menjadi rutin dan lebih banyak dilakukan.
Peserta pemindaian ini selain para pemimpin Perguruan Tinggi Komputer se- Indonesia (APTIKOM), dibantu dan diawasi juga oleh ID-SIRTII, Politeknik Telkom Bandung dan beberapa vendor Komputer, dan tentu saja disaksikan oleh pencatat rekor MURI.
(ash/ash)