Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Oleh-oleh dari BlackBerry Devcon10
Terpukau Keynote, Tapi Ngantuk di Party
Oleh-oleh dari BlackBerry Devcon10

Terpukau Keynote, Tapi Ngantuk di Party


- detikInet

Jakarta - BlackBerry Developer Conference 2010 (DevCon10) digelar di Marriot Marquis, San Francisco, Amerika Serikat, pada 27-30 September 2010 yang lalu. Meski acara ini adalah acara tahunan, ini merupakan pertamakalinya saya menghadiri BlackBerry Devcon.

Acara ini tampaknya termasuk gelaran besar bagi Research In Motion, cukup banyak developer yang datang dari berbagai tempat di dunia. Walau tempat acara utamanya tidak terlalu berkesan, tapi General Session yang digelar di Moscone West, terpisah beberapa meter dari Marriot, cukup terasa 'waaah!'.

Pengalaman yang seru benar-benar saya rasakan saat menghadiri General Session itu. Karena saya akhirnya bisa merasakan langsung berada di depan panggung sebuah keynote dari perusahaan teknologi terkemuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini ditambah dengan ukuran panggung yang besar plus tata cahaya dan suara yang mantap. Di acara itu saya duduk pada baris ketiga dari depan panggung, padahal selama ini saya cuma bisa menyaksikan hal seperti ini dari video di YouTube saja.


Panen Oleh-Oleh


Rangkaian sesi yang digelar RIM dalam DevCon 10 banyak memberikan 'oleh-oleh' bagi saya sebagai developer, untuk dibawa ke Indonesia. Di sana saya dapat mencoba developer tools terbaru, mencoba membuat projek baru, dan mengukur kemampuan dengan mengikuti Hands-on Labs Challenge pada sesi Hands-on Labs.

Nah, yang sangat-sangat bermanfaat adalah sesi Ask The Experts. Di sesi-sesi itu saya bisa berkumpul bersama dengan para ahli/jagoan dari RIM untuk mendiskusikan beberapa pertanyaan. Dan memang, ada beberapa pertanyaan yang sudah saya siapkan sejak di Indonesia.

Unek-unek seputar pengembangan BlackBerry, terutama soal Java dan User Interface pun saya tumpahkan di sesi itu. Para jagoan itu ternyata mau menjawab dan tidak pelit dalam memberikan saran.

Hal yang seru lainnya adalah di Mobility Pavillion. Apa yang membuat seru? Karena banyak sponsor yang membagikan merchandise-nya di sana. Sampai-sampai, saat kembali ke Jakarta, saya harus menenteng satu tas tambahan.

Selain merchandise, AT&T dan RIM bekerjasama membagikan handset BlackBerry Torch gratis pada developer yang hadir dan berjanji mau mengembangkan aplikasi di handset itu. Mungkin mereka sedang berusaha menarik lebih banyak developer agar membuat aplikasi di Torch.

Beberapa application programming interface (API) baru yang dihadirkan RIM di DevCon 10 juga terasa manfaatnya, bisa menggugah ide dalam kepala untuk mengembangkan aplikasi BlackBerry yang lebih menarik.

Ngantuk di Party


Di hari kedua, RIM menggelar party bagi semua peserta DevCon 10 yang hadir. Pesta dengan konser musik, makanan dan 'free flow drinks' itu digelar di Moscone West, panggung yang sama dengan General Session yang tadi saya ceritakan.

Tapi jangan dikira saya jadi 'bergadang sampai subuh' gara-gara party itu. Selesai mencicipi beberapa hidangan, saya justru memilih untuk pulang ke hotel dan menikmati tidur.

Jujur saja, saya kurang suka party. Apalagi kalau sendirian saja, bawaannya jadi mengantuk. Bagaimana tidak mengantuk, masalahnya tidak terlalu banyak 'yang bening-bening' di party itu.

Kembali ke soal Devcon-nya, kesempatan untuk berbincang dengan sesama developer dari berbagai belahan bumi benar-benar hal yang menyenangkan.Β  Kami bisa saling bertukar pikiran dan sharing pengalaman pengembangan apps di BlackBerry.

Secara keseluruhan, pengalaman selama DevCon 10 itu sangat menarik dan bermanfaat. Saya berharap para pengembang app BlackBerry Indonesia lainnya dapat merasakan pengalaman yang saya alami di sana. Semoga kita bisa berkumpul di DevCon 11. Salam developer BlackBerry Indonesia :)
Achmad FerdyansyahTentang Penulis: Achmad Ferdiansyah adalah developer aplikasi BlackBerry di detikcom. Ia juga tergabung dalam tim pengembangan aplikasi Wasolim yang mendapat penghargaan di Indonesia ICT Awards (Inaicta) 2010.
(wsh/wsh)





Hide Ads