"Teknologi telah berkembang pada satu titik yang bersifat context-aware computing, sebuah gagasan yang telah hadir selama lebih dari dua dekade, menjadi lebih nyata dengan munculnya perangkat mobile," kata kepala riset di Intel, Justin Rattner.
Dia mengatakan, teknologi yang terus berkembang tiada henti sangat mungkin menggiring sebuah ponsel bisa bertindak layaknya paranormal yang tersimpan di saku seseorang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Sydney Morning Herald dan dikutip detikINET, Jumat (17/9/2010), saat mengemukakan prediksi ini di ajang konferensi developer tahunan Intel yang berlangsung di San Francisco, Amerika Serikat, Rattner memberikan beberapa contoh dalam presentasinya. Salah satunya sebuah aplikasi prototype hasil kolaborasi Intel dengan perusahaan jasa perjalanan wisata Fodor's Travel.
Aplikasi ini mempelajari jenis makanan dan tempat-tempat wisata yang disukai pengguna, berdasarkan pencarian yang diketik di ponsel atau lokasi yang teridentifikasi GPS. Nantinya aplikasi itu akan membuat rekomendasi serupa ketika pengguna mengunjungi sebuah tempat baru.
Ditambahkan Rattner, perusahaannya tengah bekerja mengembangkan software yang bisa memprediksi apa yang diinginkan pengguna.
(rns/ash)