Salah satu yang mengecam Facebook adalah Australian Federal Police (AFP). Mereka 'menyerang' situs besutan Mark Zuckerberg itu karena dianggap gagal mengungkapkan kegiatan sindikat pornografi anak internasional di tempatnya.
Facebook juga dituduh telah mengabaikan laporan dari salah satu penggunanya yang memiliki keterkaitan dengan pornografi anak. Walau akun-akun Facebook yang diduga termasuk sindikat tersebut telah dihapus, namun kepolisian Australia masih menganggap tindakan Facebook masih kurang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini sudah ada 11 orang yang ditangkap, termasuk tiga di antaranya adalah warga Australia. Semuanya dituduh telah membuat akun Facebook dengan menggunakan identitas palsu untuk mendistribusi dan menampilkan gambar-gambar pornografi anak.
Seperti dikutip detikINET dari The Australian, Senin (30/8/2010), awalnya pihak kepolisian Autralia terkejut dengan laporan salah satu warga Australia yang dimintai keterangan.
Ia mengungkapkan telah mengirim sepuluh pesan ke Facebook mengenai sindikat pornografi anak, namun perusahaan Mark Zuckerberg itu tidak menyampaikan informasi tersebut kepada polisi.
(feb/ash)