Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Tanpa Diminta, Kominfo Mestinya Sudah Blokir Situs Provokatif

Tanpa Diminta, Kominfo Mestinya Sudah Blokir Situs Provokatif


- detikInet

Jakarta - Munculnya situs freeabb.com, dan pembajakan situs milik Panin Sekuritas yang memuat seruan pembebasan Ba'asyir semestinya cepat direspons instansi terkait. Situs-situs yang memiliki konten porno dan provokatif sudah seharusnya dihapus tanpa diminta polisi.

"Untuk masalah-masalah yang tadi disampaikan apakah itu situs porno atau situs yang sifatnya provokatif itu menjadi tanggung jawab Menkominfo. Tidak usah diminta oleh institusi Polri," tegas Kabareskrim Komjen Ito Sumardi kepada wartawan di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Senin (23/8/2010).

Menurut Ito, setiap insititusi sudah memiliki kewajiban masing-masing. Terkait 'ketertiban' di dunia maya, Ito menegaskan hal itu bukan kewenangan Polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang itu juga masing-masing institusi terkait punya tugas dan kewajiban memelihara ketertiban nasional. Jadi masing-masing punya tugas secara proporsional. Kalau itu bisa membahayakan keamanan negara itu sudah menjadi porsinya," imbuh Ito.

Seperti diberitakan, situs Panin Sekuritas sempat dibajak pendukung Abu Bakar Ba'asyir pada Senin (23/4/2010) dini hari. Situs Panin Sekuritas yang beralamat di http://pans.co.id/ ini ditulis oleh orang yang mengaku ashaburayatisud.

"H4CK3D BY ashaburayatisud," tulis pembajak di situs tersebut, pukul 00.45 WIB.

Pembajak situs tersebut menuntut pembebasan Abu Bakar Ba'asyir cs. Selain itu, pembajak tersebut juga menyatakan dukungannya kepada para mujahidin di penjuru dunia. Namun situs tersebut kini telah kembali normal.

(ape/eno)




Hide Ads