Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Esensi Dibalik Upacara Digital

Esensi Dibalik Upacara Digital


- detikInet

Jakarta - Sejalan detik-detik proklamasi, upacara bendera digital telah selesai dilakukan. Pengguna internet Indonesia seakan bernostalgia merasakan suasana upacara bendera secara virtual. Sebenarnya apa esensi dibaliknya?

Hal tersebut dijawab oleh Affi Khresna, salah satu penggiat gerakan Indonesia Optimis, selaku penggagas upacara digital saat dihubungi detikINET, Selasa (17/8/2010).

"Kami melihat #indonesia65 (HUT RI ke 65-red) ini sebagai momentum untuk menyebarkan semangat ini. Banyak dari kita yang sebetulnya ingin menunjukkan sikap nasionalisme-nya," tulisnya melalui e-mail yang diterima detikINET.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Affi melanjutkan, dalam mengekspresikan sikap nasionalisme tersebut banyak warga Indonesia yang bersikap malu, gengsi, skeptis, sinis, kronis, bahkan soksok-an.

"Kami merasa harus melakukan sesuatu. Memfasilitasi mereka, berusaha mengajak mereka dengan cara-cara yang populer, dan membangkitkan nostalgia atas upacara bendera," tambahnya. Nah, puncak dari semua ini adalah kegiatan yang dilakukan melalui upacara bendera digital.


Mengapa 'Digital'?

Saat ditanya apa alasannya membuat wadah ini ditengah maraknya penggunaan media sosial di Indonesia, Affi pun menjelaskan bahwa karena memang inilah era-nya.

"Anak-anak muda yang menjadi target kami mulai melek keadaan, kritis, sudah well-known dengan dunia digital. Melalui cara ini kami juga ingin menyampaikan bahwa kecintaan terhadap Indonesia bisa dilakukan dengan caramu sendiri dimanapun, kapanpun. Selain itu digital juga cara yang paling mudah di-notice di ranah internasional," ujarnya lagi.


Nasionalisme Tak Sebatas Penghormatan Bendera


Memang benar bahwa sikap nasionalisme tak hanya ditunjukan melalui penghormatan bendera, ataupun gerakan sosial sejenis seperti di atas. Untuk itu, detikINET menanyakan apa langkah konkret selanjutnya setelah perhatian publik tertuju pada gerakan Indonesia Optimis ini.

Menurut Affi, kedepannya Indonesia Optimis akan terus menyerukan keoptimisan berpikir, bersikap dan bertindak. Artinya melalui jejaring sosial, mereka bakal mengumpulkan generasi muda Indonesia yang kritis, dan melihat persoalan apapun secara optimis.

"Kami akan mengajak follower kami untuk berdiskusi berkala via Twitter, menjaring lebih banyak pendukung di Facebook, dan mengoptimalkan website indonesiaoptimis.org, yang nanti akan menjadi portal interaksi keoptimisan bangsa, dengan tidak menyepelekan prestasi sesederhana apapun" tandasnya. (fw/wsh)







Hide Ads