Hal tersebut dipantau oleh Wagub Jabar Dede Yusuf. Sebagai netizen, Dede mengaku prihatin atas kondisi anak muda yang cenderung mengeluh atau komplain.
"Saya pikir generasi muda sudah mulai kehilangan jati diri. Saat ditanyakan apakah bangga jadi bangsa indonesia, banyak yang mengatakan kepada saya tidak bangga. Dan ternyata ini banyak muncul di internet," katanya saat berbincang santai dengan detikINET, Minggu (15/8/2010) di Parisj van Java, Bandung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ungkapan-ungkapan menyesal menjadi orang Indonesia ataupun tinggal di Indonesia ini yang sebenernya bibit-bibit krisis identitas. Ketika luapan kekecewaan itu dengan mudah dilontarkan, bukan hal yang nggak mungkin generasi muda akan menjadi generasi yang tidak bangga terhadap bangsanya," terangnya.
Dede melihat hal ini perlu perhatian dari banyak pihak. Tidak hanya dari pemerintah, tapi semua pihak, termasuk orang tua.
"Perlu ada pembinaan dari berbagai pihak. Ibarat pisau bermata dua, ada sisi negatif dan positif dari internet. Nah, yang negatifnya kita buang, yang positif kita berikan kepada mereka," tukasnya.
(afz/wsh)