Rolan Mauludy Dahlan, Direktur Humas Bandung Fe Institute mengatakan, Fisika Musik mampu menumbuhkan kecerdasan musikal dalam perangkat komputasi. Inovasi ini memungkinkan komputer dapat membuat lagu baru secara otonom, tanpa intervensi manusia (seni generatif).
Rolan pun tak sungkan untuk menyebut Fisika Musik ini sebagai bagian dari inovasi sains dan teknologi. Yaitu dalam hal teknologi musik generatif pertama di dunia yang dibuat berdasarkan variasi musik tradisional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian ini sendiri dilakukan melalui pemetaan atas data lagu-lagu tradisional Indonesia, yang sekian lama telah dikumpulkan secara partisipatif melalui perpustakaan digital budaya Indonesia.
Adapun untuk versi awal dari Fisika Musik resmi diluncurkan ke publik pertama kali di Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI) 2010 yang berlangsung pada 23-27 Juni 2010 lalu.
Sementara pada kesempatan ini, Bandung Fe Institue merilis 'MUSIQU'. Yakni album musik generatif pertama di Asia Tenggara. Karya ini dipersembahkan untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-65 dan mengingatkan kita akan kekayaan diversitas budaya melodis di kepulauan Indonesia. (ash/rns)