Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Blokir Situs Porno
Indonesia Jangan Otoriter Seperti China
Blokir Situs Porno

Indonesia Jangan Otoriter Seperti China


- detikInet

Jakarta - Para penyelenggara internet (ISP) dirasa oleh Menkominfo Tifatul Sembiring tak akan menemui kesulitan berarti dalam memblokir akses konten porno di jaringannya. Namun pada kenyataannya, belum tentu semudah itu.

Heru Nugroho, CEO Melsa, salah satu ISP ternama di Bandung, memahami dan bisa menerima maksud dari seruan untuk memblokir akses internet di Indonesia dari segala konten berbau pornografi.

"Cuma caranya jangan seperti orang kalap. Dia (Menkominfo) mestinya mikir bahwa ngeblok konten-konten porno itu tidak semudah dan sesimpel itu," keluhnya pada detikINET, di Jakarta, Kamis (22/7/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan ngomong sesimpel itu menunjukkan bahwa dia ya sama otoriternya dengan otoritas di China atau Iran sana. Konten porno kan banyak banget. Dengan alamat yang sering numpang di situs umum kayak wordpress atau blogspot, berapa alamat yang harus diblok?" paparnya lebih lanjut.

Menurut dia, agar seluruh ISP bisa sama-sama memblokir akses pornografi, Kementerian Kominfo harus mengeluarkan daftar hitam (blacklist keyword) tentang situs, blog, dan sarana lain sejenis yang dinilai pemerintah tidak sehat dan tidak mendidik.

"Yang harus mengeluarkan daftarnya cuma Kominfo. Teknis blokirnya memang gampang, tapi pelaksanaannya tidak semudah dan sesimpel itu. Saya sebenarnya kurang setuju dengan cara-cara blokir seperti itu, karena tidak akan efektif," tandas mantan Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ini.


(rou/wsh)





Hide Ads