Kemudian, saat Blu-ray akhirnya menggusur HD-DVD peran industri ini juga tak bisa diabaikan. Lebih dari tiga bulan sebelum HD-DVD dihentikan, semua studio porno di AS sudah meninggalkannya dan beralih ke Blu-ray.
Nah, perang format yang belakangan cukup hangat adalah antara Flash dengan HTML 5. Bagaimana posisi industri 'terlarang' ini soal Flash vs HTML 5?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Joone, HTML 5 akan menjadi format yang disukai untuk masa depan. Hal ini terutama karena kebanyakan konten akan dihadirkan lewat perangkat mobile.
"Browser mobile menjalankan HTML 5 dengan baik. Flash membuat segalanya jadi lambat dan menguras baterai. Dengan HTML 5, tak ada alasan bagi kami untuk menampilkan konten dalam format Flash," tuturnya.
Hingga saat ini Joone mengatakan DP masih menawarkan konten dalam bentuk Flash. Ini karena browser tertentu masih belum mendukung HTML 5.
"Kami menunggu browser untuk menyusul. Segera setelah mereka siap, kami akan memindahkan semuanya ke HTML 5," pungkasnya.
(wsh/wsh)