Pria itu adalah Luis Mijangos, asal California, Amerika Serikat. Ia tertangkap setelah meretas komputer untuk mengambil foto syur sang pemiliknya dan kemudian memerasnya dengan ancaman akan menyebarluaskan foto tersebut.
Aksi ini dilakukan oleh Mijangos dengan berkedok menyediakan situs unduh (download) lagu populer. Dari situ, pria 31 tahun itu akhirnya berhasil mengambil alih kendali komputer pribadi yang digunakan oleh sekitar 230 orang, termasuk 144 anak-anak di dalamnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, Mijangos juga menyamar sebagai pria baik-baik dalam email dan situs jejaring sosial. Remaja putri yang tak menaruh curiga terhadapnya pun dengan suka hati membuat video sex atas permintaannya. Setelah video itu dibuat, ia kemudian menggunakan identitas lain untuk mengancam dan memaksa korbannya membuat video sex lagi. "Terkadang video-video itu dikirimkan ke sebuah situs porno," ucap Mrozek.
Mijangos akhirnya ditangkap dan dituntut denda US$ 10.000. Ia pun dituntut karena telah mencuri informasi pribadi seperti nomor PIN kartu kredit dan memata-matai seseorang yang sedang melakukan hubungan intim dengan menggunakan webcam.
Β
(feb/rou)