Aksi 'Quit Facebook Day' merupakan bentuk protes sebagian Facebooker atas kebijakan privasi yang diterapkan situs jejaring sosial tersebut. Gerakan yang digagas Matius Milan dan Yusuf Dee asal Toronto ini menetapkan tanggal 31 Mei 2010 sebagai hari berhenti menggunakan Facebook untuk selamanya.
Namun nyatanya, seperti dikutip detikINET dari PC Mag, Senin (31/5/2010), hari ini masih banyak orang yang menggunakan Facebook dan tidak menggubris seruan 'Quit Facebook Day'. Jumlah Facebooker yang mencintai jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu masih lebih banyak ketimbang para penggiat aksi protes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain faktor di atas, kemungkinan lainnya yaitu karena seruan 'Quit Facebook Day' tidak terdengar gaungnya. Tercatat hanya 11 persen partisipan yang mengaku pernah mendengar soal gerakan itu.
(rns/ash)