Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Facebook Diblokir, Warga Bangladesh Protes

Facebook Diblokir, Warga Bangladesh Protes


- detikInet

Jakarta - Pemblokiran Facebook di Bangladesh membuat sebagian pengguna di negara tersebut kecewa. Berdasarkan data asosiasi ISP Bangladesh, di negara berpenduduk 150 juta jiwa itu diantaranya ada satu juta orang yang menjadi pengguna Facebook.

Akhir pekan lalu, Bangladesh mengikuti jejak Pakistan memblokir Facebook. Alasannya sama, yaitu terkait rasa geram umat muslim di negara itu terhadap keberadaan akun penggambar karikatur Nabi Muhammad.

Pemblokiran juga dilakukan terkait dengan maraknya konten-konten negatif, termasuk foto-foto Perdana Menteri Sheikh Hasina dan pemimpin oposisi Begum Khaleda Zia yang diedit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemerintah sudah meminta penyedia layanan internet setempat untuk memblokir konten-konten tercela, dan akses ke Facebook akan dibuka kembali jika konten tersebut telah dihilangkan," kata Kepala pejabat bidang telekomunikasi Bangladesh Zia Ahmed seperti dikutip detikINET dari AFP, Senin (31/5/2010).

Meski pemblokiran hanya dilakukan sementara, namun kebijakan ini menuai protes dari sejumlah pengguna Facebook di Bangladesh, terutama di kalangan kawula muda.

"Kebijakan ini salah dan seharusnya dipertimbangkan lagi," ujar Mohammad Zafar Iqbal, salah seorang Facebooker. Iqbal yang merupakan profesor bidang komputer di Shahjalal University itu berpendapat, selain menutup akun Facebook, pemerintah Bangladesh juga seharusnya memikirkan upaya untuk menghukum pihak yang bersalah dalam hal ini.

Hal senada juga diungkapkan oleh Facebooker lainnya bernama Farzan Hasan. "Pemerintah sebaiknya menghentikan keberadaan konten-konten negatif yang ada di dalamnya ketimbang menutup keseluruhan situs," sarannya. (rns/ash)






Hide Ads