Jadi bukan kejutan lagi kalau kini banyak industri porno coba menggunakan teknologi baru 3D untuk menghadirkan sensasi yang lebih nyata. Salah satunya adalah film Kama Sutra versi 3D arahan sutradara Marc Dorcel asal Prancis.
Perusahaan Dorcel yang ikut memamerkan filmnya di Festival Film Cannes belum lama ini, mengklaim studionya akan berupaya menampilkan format yang berbeda.
Menurut juru bicara perusahaan Gregory Dorcel, saking menikmati film itu, para eksekutif perusahaan tanpa sadar ikut mengulurkan tangannya ketika sang aktris di layar kaca menyodorkan gelas berisi champagne.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prinsipnya adalah membawa penonton ke dalam dunia yang berbeda, sebuah dunia 3D yang menawarkan beberapa pengalaman dalam waktu 30 menit. Dan mereka dapat
memilih apakah ingin melihatnya dengan lokasi di dalam rumah sakit, kamar tidur, ruang kerja atau klub striptis. Penonton juga bisa memilih dengan karakter
siapa saja yang ingin diajaknya 'bermain'," tambahnya.
"Ini keren. Melihat bahwa kami independen, produsen film porno sering berada di depan, baik secara teknis maupun di tingkat konseptual," tutup Dorcel.
(feb/ash)