Hasil studi yang dilakukan Pew Internet and American Life Project di Amerika Serikat menyimpulkan bahwa remaja sangat menjaga reputasi mereka di situs jejaring sosial dan lebih berhati-hati dalam hal pengaturan privasi.
Dikutip detikINET dari The Age, Kamis (27/5/2010), riset tersebut menyebutkan pengguna jejaring sosial berusia 18 - 29 tahun merupakan kelompok yang palingΒ sering mengubah pengaturan privasi pada profil mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Riset ini juga menemukan bahwa sebagian besar pengguna jejaring sosial yang lebih dewasa justru mengaku tidak terlalu mempercayai informasi yang dibagi melalui situs jejaring sosial.
Pasalnya, banyak di antara pengguna jejaring sosial yang kerap memberikan informasi palsu bahkan tak jarang pula yang memanfaatkannya untuk melakukan penipuan dan menyebarkan virus. (rns/ash)