Nomor itu adalah 0888 888 888, pertama kali dimiliki oleh Vladimir Grashnov mantan CEO dari Mobitel. Pada saat dimiliki Grashnov nomor itu sebenarnya biasa-biasa saja, kecuali bahwa Grashnov kemudian meninggal karena kanker pada usia 48 tahun.
Rumornya, kematian Grashnov bukanlah kematian biasa. Ia dicurigai dibunuh dengan bahan radioaktif yang kemudian memicu kanker pada usianya yang relatif belum terlalu uzur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konstantin Dishliev adalah orang ketiga yang memiliki nomor 'terkutuk' itu. Sekitar tiga tahun setelah kematian Dimitrov, Dishliev juga mati terbunuh. Ia tewas di depan sebuah restoran India di Sofia, ibukota Bulgaria.
Nomor tersebut kemudian tak ada yang menggunakan, karena masih dalam penyelidikan polisi. Menurut Telegraph, yang dikutip detikINET, Kamis (27/5/2010), nomor itu akan ditarik dari peredaran oleh pihak Mobitel. Tentunya, tak ada pernyataan resmi dari Mobitel soal nomor ini.
(wsh/wsh)