Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Skandal Bunuh Diri dan Penyiksaan di Balik Pembuatan iPhone

Skandal Bunuh Diri dan Penyiksaan di Balik Pembuatan iPhone


- detikInet

Jakarta - Apple, seperti banyak produsen elektronik dan gadget di AS, menggunakan perusahaan China dalam produksi barang-barang mereka. Di salah satu pabrik itu, sebuah skandal bunuh diri dan penyiksaan menyeruak.

Hal itu terjadi di Foxconn, sebuah pabrik yang melakukan perakitan iPod, iPad dan banyak gadget maupun produk komputer lainnya. Seperti dikutip detikINET dari DailyTech, Senin (24/5/2010), sebuah video penyiksaan terhadap karyawan pabrik oleh penjaga keamanan pabrik telah menyebar di internet.

Kasus itu ditambah lagi dengan bunuh diri yang dilakukan salah satu karyawan pabrik itu. Ini merupkakan kasus bunuh diri kedelapan yang dilaporkan terjadi, salah satu kasus sebelumnya terjadi pada karyawan yang konon kehilangan/menghilangkan prototipe iPhone.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Memang, kasus bunuh diri di China cukup tinggi. DailyTech mencatat ada 286.000 kasus bunuh diri di China pada 2007, dengan rata-rata 21 kasus per 100.000 orang. Hitungan kasarnya, dengan jumlah karyawan di kisaran 300.000 orang, rata-rata bunuh diri di Foxconn bisa mencapai 46 orang per tahun.

Tekanan dan Rahasia

Ditakutkan, kasus bunuh diri yang meningkat belakangan ini diakibatkan tekanan kerja yang semakin berat. Foxconn konon meningkatkan jam kerja para karyawan demi memenuhi kebutuhan akan iPhone dan iPad, selain itu juga ada tekanan untuk merahasiakan apa yang mereka kerjakan --sesuai permintaan dari Apple.

Apple sendiri sudah melakukan audit pada seluruh pemasoknya, termasuk Foxconn. Hasil audit tersebut menyatakan ada salah satu pemasoknya yang melakukan praktek tidak benar, termasuk di antaranya adalah lembur tak dibayar dan penggunaan buruh anak. Laporan itu tak menyebutkan pemasok mana yang bermasalah.

Selain Apple, Foxconn juga menjadi pemasok untuk banyak merek ternama. Menurut DailyTech, merek-merek ini termasuk Intel, Nintendo, Sony, Dell, Hewlett Packard, Microsoft dan Amazon.

(wsh/wsh)







Hide Ads