31 Mei, Ratusan Orang Ancam Keluar dari Facebook

31 Mei, Ratusan Orang Ancam Keluar dari Facebook

- detikInet
Rabu, 19 Mei 2010 10:37 WIB
Jakarta - Protes atas kebijakan privasi Facebook rupanya banyak ditentang. Tak hanya protes, sekelompok orang ramai-ramai mengancam untuk menutup akun Facebook mereka untuk selamanya.

Mereka adalah Matius Milan dan Yusuf Dee asal Toronto yang menciptakan website www.QuitFacebookDay.com untuk mengajak orang-orang menghapus akun Facebook. Mereka sengaja memilih tanggal 31 Mei sebagai hari keluar dari situs jejaring sosial gawean Mark Zuckerberg.

Kritik pedas mengenai privasi Facebook disulut oleh Open Graph, yakni sebuah aplikasi yang memudahkan pihak ketiga mengakses hal-hal pribadi dari sang pemilik akun.

Awal Mei ini, Electronic Privacy Information Center dan 14 koalisi kelompok advokasi lainnya mengajukan keluhan kepada Facebook US Federal Trade Commission. Mereka tidak menyetujui aplikasi yang dapat mengungkapkan informasi pribadi pengguna tanpa persetujuan pemilik akun.

"Facebook adalah sebuah website dan saya memiliki pilihan mengenai data diri. Saya ragu tindakan saya meninggalkan situs itu dapat memaksa banyak orang untuk pergi juga," tulis Matius dalam sebuah blog.

Seperti dikutip detikINET dari IBN Live, Rabu (19/5/2010). Sampai berita ini dirilis sudah ada 5.477 orang yang akan ikut meninggalkan Facebook. Sementara jumlah pengguna aktif Facebook kini lebih dari 400 juta di seluruh dunia.

Facebook yang diciptakan dari sebuah kamar asrama Harvard pada tahun 2004 memang telah berulang kali menghadapi masalah privasi sebagai layanan jejaring sosial.

Pada tahun 2007, sebuah sistem Facebook bernama Beacon memicu banyak protes. Beacon adalah bagian dari sistem iklan Facebook yang akan mengirim data dari website lain ke pemilik akun Facebook.



(feb/eno)