Playboy edisi khusus ini dijadwalkan dirilis pada bulan Juni. Untuk melihat konten 3D di dalamnya, pembaca harus menggunakan kacamata merah-biru, yang tentunya akan diberikan pula dalam paket pembelian.
"Saya bukan penggemar teknologi 3D. Saya meninggalkan dunia nyata dengan pergi ke bioskop dan gambar 2D sudah cukup baik bagi saya," kata Hugh Hefner, Bos Playboy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa yang pria suka lihat dalam versi 3D? Kemungkinan wanita telanjang," ujar Hefner mantap.
Dikutip detikINET dari Chicago Pride, Rabu (12/5/2010), Hefner sejatinya telah memikirkan gambar porno 3D sejak tahun 1950-an. Ia telah menyewa seorang fotografer untuk mengerjakan proyek tersebut. Namun, ia terkendala dengan biaya produksi yang tinggi saat itu.
Kali ini, sebuah stasiun televisi Amerika Serikat, HBO, akan mensponsori proyek 3D majalah dewasa itu. Sponsor proyek tersebut juga dimaksudkan untuk mempromosikan acara baru HBO, True Blood.
(ash/ash)