Yang mengejutkan, akun-akun curian tersebut diperjualbelikan oleh seorang hacker. Berdasarkan data iDefense, ada 1,5 juta akun Facebook yang diperjualbelikan di Carder.su.
Di forum tersebut, hacker bernama Kirllos menawarkan data log in ribuan pengguna Facebook dengan harga bervariasi, bergantung hasil kesepakatan tawar menawar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kasus seperti ini menandakan adanya pertumbuhan pesat penjualan akun situs jejaring sosial secara ilegal. Hal ini banyak terjadi di Eropa Timur hingga Amerika Serikat," kata Direktur iDefense Rick Howard, seperti dikutip detikINET dari Daily Mail, Rabu (5/5/2010).
Para pelaku kejahatan cyber umumnya mencuri data akun milik korban dengan teknik phishing, yaitu mengelabui pengguna dengan mengirimkan tautan tertentu agar mereka memberikan password dan detail informasi lainnya.
Selanjutnya, akun tersebut dapat dengan mudah dibajak. Hacker dapat mengirimkan spam dan program bervirus, sementara informasi personal seperti tanggal lahir, alamat rumah dan nomor telepon dimanfaatkan untuk melakukan penipuan atau pembobolan akun bank atau kartu kredit. (ash/ash)