Serangan terbaru menyerang jaringan operator seluler milik Asiacell yang dihujam ledakan bom. Akibatnya, infrastruktur telekomunikasi yang terletak di dekat Abu Guraib, dekat Baghdad tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah di sisi perangkat transmisi dan properti.
Faruk Mustafa Rasool, Chairman Asiacell mengatakan bahwa perusahaannya pastinya sangat menyayangkan kejadian ini. Ia pun meminta bantuan dari pemerintah Irak untuk memberikan perlindungan dari serangan teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ingin menekankan bahwa kami tidak melupakan tujuan awal kami membangun Irak baru dan melayani rakyatnya. Kami akan melanjutkan kegiatan operasional bahkan jika hal itu mengharuskan kami untuk menjadi martir untuk negeri ini. Namun, pemerintah juga harus mengambil sikap yang jelas dan tegas terhadap aksi kriminal tersebut," tegas Faruk, dikutip detikINET dari Cellular News, Selasa (20/4/2010). (ash/fyk)