Alasannya adalah karena kehadiran internet mempermudah jual beli berbagai spesies langka secara ilegal seperti harimau, beruang kutub, berbagai burung langka dan sebagainya.
Kekhawatiran akan penggunaan internet untuk jual beli spesies langka diungkapkan para konservasionis dalam pertemuan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies langka
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Todd mengungkapkan bahwa ribuan spesies langka diperjualbelikan secara ilegal di internet melalui situs lelang atau ruang chatting. Pasar terbesar adalah Amerika Serikat, Eropa, China, Rusia dan Australia. (faw/fyk)