Omar Ramos-Lopez demikian nama pria tersebut. Ia menggunakan password untuk menon-aktifkan starter dan menyalakan klakson mobil.
Pemilik mobil pun kelimpungan karena mobilnya 'ngambek' tidak mau distarter. Sejumlah pemilik mobil memilih memanggil mobil derek sedangkan yang lain meninggalkan mobilnya di rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Auto Center dealer tersebut memang menginstal perangkat GPS yang dapat mencegah mesin mobil dinyalakan. Sistem ini digunakan untuk mengontrol mobil ketika si pemilik menunggak cicilan.
Dengan sistem ini, karyawan dealer bisa mengaktifkan klakson mobil saat pemilik mobil coba menyembunyikan mobil yang akan diambil dealer. Namun, rupanya sistem ini disalahgunakan oleh Ramos-Lopez.
Dari pelacakan polisi, terungkap bahwa pelaku sabotase adalah Ramos-Lopez, pemuda 20 tahun yang dipecat dari dealer itu beberapa waktu lalu. Mungkin ia sakit hati karena dipecat sehingga balas dendam. Alhasil ia harus mendekam di balik jeruji besi dengan jaminan US$3.000, demikian dikutip detikINET dari Newsyahoo, Kamis (18/3/2010). (faw/fyk)