Korban kebiadabannya adalah Asleigh Hall, pelajar wanita yang baru berumur 17 tahun. Chapman menyamar sebagai pria tampan bernama Pete di Facebook sehingga korban tergoda.
Hall sendiri memang sangat menginginkan seorang pacar. Hal ini memudahkan tersangka mendekati korban. Bahkan kemudian, korban tanpa pikir panjang memberi nomor teleponnya pada tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cerdiknya lagi, Chapman yang fisiknya tergolong tidak menawan ini kemudian menyamar sebagai ayah Pete untuk menemui korban di dunia nyata.
Korban yang tak sadar tengah dijebak, menurut saja ketika diajak pergi Chapman yang dikiranya sebagai ayah pria pujaannya. Malang tak dapat ditolak, ia diperkosa Chapman di dalam mobil, lalu dibunuh.
Investigasi polisi berhasil membuktikan Chapman bersalah melakukan kekejian itu. Apalagi tersangka ternyata sudah tercatat di database polisi sebagai penjahat yang sebelumnya pernah berbuat kejahatan seks.
DetikINET kutip dari DailyMail, Selasa (9/3/2010), kejadian itu memicu keprihatinan besar di negeri ratu Elizabeth. Para orang tua pun diminta mengawasi ketat anaknya saat Facebookan. (fyk/faw)