Akun email yang ditelusupi oleh pendiri Facebook tersebut adalah milik pesaing dan sejumlah jurnalis. Tudingan ini menurut DailyMail yang dilansir detikINET, Senin (8/3/2010), merupakan bagian dari investigasi selama 2 tahun oleh Business Insider.
Pembobolan pertama dilakukan Zuckerberg pada email milik jurnalis koran pelajar Harvard bernama The Crimson tahun 2004. Dikatakan, Zuckerberg khawatir koran tersebut akan menurunkan berita tentang dirinya, terkait tindak lanjut Crimson terhadap datangnya tuduhan yang menyatakan Zuckerberg mencuri ide Facebook.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembobolan berikutnya, dinyatakan oleh Business Insider, menyasar para pesaingnya di HarvardConnection.com yang telah berganti nama menjadi ConnectU.
Dikatakan, Zuckerberg sukses mengobok-obok dan mengubah profile sejumlah user di ConnectU, termasuk profile pendirinya. Ia juga sempat mengubah settingan privasi mereka menjadi invisible sehingga menyusahkan para pengguna ConncectU untuk menemukan relasi di situs tersebut.
Facebook pun telah secara resmi mengeluarkan pernyataan mengenai hasil penyelidikan Business Insider di atas. "Kami tidak akan mendebat tuduhan dan sumber-sumber tak jelas yang mencoba menelisik sejarah awal Facebook dan mencoba mempermalukan Mark Zuckerberg," sebut pernyataan resmi Facebook.
(sha/wsh)