Satu dari empat orang Jerman pun mengaku dengan senang hati akan merelakan tubuhnya ditanami chip tertentu, asalkan itu bermanfaat bagi dirinya. Itulah yang terungkap dari sebuah survey yang digelar asosiasi IT Jerman, BITKOM.
Dikutip detikINET dari AFP, Selasa (2/3/2010), 23 persen dari 1000 responden mengaku siap ditanami chip di bawah kulitnya untuk tujuan tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini salah satu contoh ekstrim betapa tinggi daya khayal manusia tentang jaringan," ujar kepala BITKOM, August-Wilhelm Scheer.
Namun, sebanyak 72 responden mengaku tidak akan mengizinkan tubuhnya ditanami benda-benda elektronik semacam chip.
Survey ini dilakukan BITKOM untuk melihat bahwa batasan antara dunia nyata dan dunia maya semakin tipis. Meluruhnya batasan dunia nyata dan dunia maya ini juga akan diangkat sebagai salah satu tema dalam pameran teknologi digital CeBIT di Jerman.
Dalam perhelatan ini, 4.157 perusahaan dari 68 negara akan memamerkan gadget mereka. Jumlah peserta CeBIT tahun ini turun tiga persen dibanding tahun lalu. (faw/fyk)