"Kami ingin mengajarkan anak-anak tentang tata cara berselancar yang baik, aman, dan bermanfaat di dunia maya melalui FastNet Kids," tulis Presiden Direktur PT First Media Tbk, Hengkie Liwanto, dalam keterangannya kepada detikINET, Senin (1/3/2010).
FastNet Kids adalah paket akses internet broadband terbaru yang dirilis First Media. Disasar khusus untuk segmen anak-anak dan pelajar sekolah, paket ini diklaim aman karena menggunakan sistem jaringan dengan filter internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sebabnya kami membatasi akses internet dengan menyaring dan memblokir situs-situs yang tidak perlu lewat program ini," kata Corporate Sales Director PT First Media Tbk, Dicky Moechtar.
Meski telah memblokir hampir sejuta situs, First Media menjamin anak-anak dan pelajar masih bisa mendapatkan kecepatan yang stabil hingga 10 Mbps, serta tetap bisa mengakses konten lokal maupun luar negeri.
"Pemblokiran nama domain dilakukan melalui DNS server dengan daftar negatif yang kami update terus menerus berdasarkan laporan terbaru. Daftar ini kami samaratakan untuk seluruh pengguna FastNet Kids," jelas Product Development General Manager PT First Media Tbk, Dedy Handoko.
Walaupun membatasi akses internet untuk segmen anak dan pelajar, First Media tetap tak khawatir bisnisnya akan terhambat. Buktinya, perusahaan yang terafiliasi dengan grup Lippo ini masih berani membidik banyak pelanggan baru.
First Media menargetkan satu juta pelanggan selama 3-4 tahun ke depan. Adapun pasar pelanggan internet yang dibidik masih di seputar Jabodetabek yang memiliki populasi penduduk sebanyak 24 juta serta rumah tangga mencapai 5,5 juta.
"Jangkauan kami sampai saat ini mencapai kurang lebih 500 ribu rumah tangga, dan yang menjadi pelanggan FastNet baru 160 ribu. Artinya, masih ada potensi sangat besar yang belum tergarap oleh kami, termasuk untuk FastNet Kids," papar Dicky Moechtar.
Menurutnya, total pelanggan First Media hingga akhir 2009 lalu berkisar 270 ribu sambungan yang mencakup layanan Triple Play untuk akses internet FastNet dan Data Communication (160 ribu), serta siaran berbayar Home Cable (110 ribu). Hingga akhir 2010, diharapkan pengguna FastNet mencapai 260 ribu pelanggan.
(rou/wsh)