Para anggota grup bersangkutan dapat memposting nama atau foto wanita 'gampangan' yang diperkirakan menebar penyakit kelamin. Cukup banyak pendukung grup, terbukti sekitar 7000 orang jadi anggota.
Keberadaan grup dianggap kurang pantas karena menyebar informasi privat yang belum tentu benar, bahkan memajang foto porno yang kemungkinan diposting tanpa izin. Pihak Facebook pun akhirnya menghapusnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Grup ini akan terus ada sampai semua pelacur di London terungkap! Dengan melakukan hal ini, kita bisa mencegah penularan penyakit menular seksual sampai 70 persen di tahun 2011," tulis pembuat grup.
Keberadaan kelompok Facebook itu memicu keprihatinan dari lembaga Child Exploitation and Online Protection Centre. Sebab ada kemungkinan anak muda yang pernah difoto mesum akan hancur masa depannya jika diekspos di grup semacam itu.
(fyk/wsh)